Kupu-kupu terkenal dengan keindahan sayapnya. Kupu-kupu memiliki sepasang selaput sayap yang sebetulnya transparan. Sayap tersebut dipenuhi sisik dengan ketebalan yag bervariasi sehingga transparani selaput sayap tersebut menjadi tidak tampak. Sisik tersebut meningkatkan kualitas aerodinamik sayap kupu-kupu dan membuatnya bewarna. Sisik itu begitu lembut sehingga mudah rontok jika disentuh. Sisik memiliki ujung tajam yang menancap pada sayap seperti atap sirap sehingga akan tetap menempel tanpa berjatuhan.
Setiap sisik memiliki warna dari pigmen atau dari pembiasan cahaya yang jatuh keatas strukturnya, lalu menghasilkan warna-warna pelangi seperti gelembung sabun. Warna yang berbda bergantung pada zat kimia yang berbeda. Misalnya adalah pteridine menghasilkan warna merah muda, putih, dan kuning. Selain itu, melanin merupakan pewarna paling umum yang terdapat dalam bintik hitam pada sayap. Yang menarik warna yang terlihat pada sayap kupu-kupu tidak selalu merupakan warna sebenarnya, seperti sisik hijau sebetulnya adalah campuran dari sisik-sisik hitam dan kuning. Bahkan, penelitian terakhir menunjukkan bahwa pigmen tersebut disintesis didalam sisik-sisik enzim yang diperlukan untuk produksi melanin terdapat di dalam kulit atas sisik-sisik tersebut.
Zat pewrna bukanlah satu-satunya penghasil warna kupu-kupu yang sangat mudah berubah ini. Struktur da susunan pada sayap kupu-kupu menghasilkan beragam pemantilan dan pembiasan. Pada akhirnya terbentuk beraneka warna yang indah.
Ketika kita meneliti struktur sayap kupu-kupu, bahkan dengan memprhatikan warna-warninya saja, kita akan menemukan banyak keajaiban. Keindahan luar biasa seperti itu adalah bukti kekuasaan agung dan cita seni tak terbatas dari Tuhan yang telah menciptakan semua ini.
By: Siti Nurjanah, Syawal, Tri Oviyanti, Wahidah,Yanti Latifah